15 Tempat Wisata di Medan yang Wajib Dikunjungi

Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia. Dijuluki sebagai kota multi-etnis, Medan sering menjadi tujuan wisata bagi pelancong, baik domestik maupun asing. Apalagi didukung oleh berbagai tempat wisata di Medan yang bisa dikunjungi wisatawan.

Lalu, tempat wisata apa di Medan yang bisa Anda kunjungi? Sebagai panduan, Anda dapat memutuskan untuk mengunjungi tujuan populer berikut:

1. Rumah Tjong A Fie

Rumah Tjong A Fie

Rumah Tjong A Fie

Rumah Tjong A Fie adalah tujuan wisata pertama yang harus dikunjungi ketika berada di Medan. Tempat wisata di Medan ini adalah museum yang dulunya rumah seorang pedagang Cina terkemuka bernama Tjong A Fie. Rumah ini secara resmi digunakan pada tahun 2009 sebagai museum dan dioperasikan oleh keturunan Tjong A Fie.

Khususnya, rumah ini mulai dibangun pada tahun 1895, dan selesai pada tahun 1900, mencapai ukuran 8.000 kaki persegi. Ada total 35 kamar di dalamnya. Rumah ini hadir dengan kombinasi elemen art deco, Cina, dan Melayu. Konon, pembangunan rumah ini didasarkan pada desain Cheong Fatt Tze Mansion di Penang, Malaysia.

2. Istana Maimun

Istana Maimun

Istana Maimun

Objek wisata berikutnya di Medan yang bisa Anda kunjungi adalah Istana Maimun. Bangunan ini sering disebut sebagai salah satu istana terindah di Indonesia. Keunikan utama istana ini adalah kombinasi unsur-unsur Malaya, Islam, India, Spanyol dan Italia.

Elemen Melayu diwakili oleh penggunaan warna kuning yang mendominasi istana ini. Sementara itu, penggunaan lampu, meja, kursi, dan dekorasi pintu push di gedung ini adalah elemen Eropa. Jangan sampai kita lupa, atap terbalik seperti perahu adalah desain yang sering ditemukan di wilayah Timur Tengah.

Kondisi bangunan dan peninggalan bersejarah yang disimpan di Istana Maimun juga terpelihara dengan baik. Wisatawan juga dapat menjelajahi berbagai sudut bangunan 2777 meter, yang memiliki 30 kamar. Jangan sampai kita lupa, ada koleksi menarik dari Meriam Puntung yang dikatakan sebagai perwujudan dari Putri Mambang Khayali yang cantik dan cantik dari Kerajaan Lama Deli.

3. Masjid Agung Medan

Masjid Agung Medan

Masjid Agung Medan

Masjid Grand Medan adalah tujuan wisata wajib berikutnya untuk dijelajahi di Medan. Bangunan ini memiliki umur yang tidak jauh berbeda dari Kastil Tjong A Fie, dimulai pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Bangunan itu sangat khas, berbentuk segi delapan dan gaya arsitektur bercampur antara Timur Tengah, Spanyol dan India.

Pembentukan Masjid Agung Medjan juga merupakan bukti toleransi antar umat beragama di Medan. Namun, Tjong A Fie juga menyumbangkan dana untuk pembangunan masjid ini. Desain yang luar biasa benar-benar membuat pembangunan masjid Medan Ray menjadi biaya yang sangat besar, mencapai total satu juta gulden saat itu.

Dengan biaya yang begitu besar, tidak mengherankan jika keagungan masjid, juga dikenal sebagai Masjid Agung Al Mashun, mengalahkan kemewahan istana. Apalagi bahan dan furnitur di dalam masjid sengaja didatangkan dari luar negeri. Misalnya, marmer dari Italia, kaca patri dari Cina dan lampu gantung yang diimpor dari Perancis.

4. Museum Satwa dan Galeri Internasional Rahmat

Museum Internasional dan Galeri Satwa Liar Rahmat

Museum Internasional dan Galeri Satwa Liar Rahmat

Objek wisata berikutnya di Medan adalah museum hewan pertama di Asia Tenggara, yaitu Museum Satwa dan Galeri Internasional Rahmat. Di tempat wisata di Medan yang satu ini, Anda bisa melihat keberadaan berbagai spesies hewan yang sedang diburu.

Ada lebih dari 2.000 koleksi hewan secara total. Hewan-hewan ini bersumber dari berbagai negara, baik dari Asia, Afrika dan Amerika. Spesies hewan juga telah dilestarikan, mulai dari naga, kambing gunung, harimau, hingga rusa.

5. Gedung London Sumatra

Gedung London Sumatra

Gedung London Sumatra

Gedung London Sumatra (Lonsum) bisa menjadi tujuan berikutnya. Bangunan ini dibangun pada tahun 1906 bersamaan dengan kelahiran Ratu Juliana dari Belanda. Bangunan ini menampilkan Harrisons & Crosfield (H&C) di Inggris.

Bangunan ini dikenal sebagai bangunan modern pada masanya. Bukti bahwa bangunan itu kemudian dijual kepada pemerintah Belanda adalah bangunan pertama di Medan yang menggunakan lift. Keberadaan lift juga memudahkan pengunjung untuk mencapai total 5 lantai di gedung ini.

Saat ini, gedung Lonsum masih digunakan sebagai ruang kantor. Oleh karena itu, pengunjung yang ingin menyaksikan keunikan bangunan tua ini harus memilih waktu kedatangan pada akhir pekan ketika kantor bangkrut. Tidak jarang, ada komunitas bersejarah yang telah berkeliling ke gedung tua ini.

6. Lapangan Kesawan

Alun-alun Kesawan

Alun-alun Kesawan

Kunjungi gedung Lonsum, disarankan untuk tidak melewatkan Kesawan Square. Lokasi gedung Lonsum sangat dekat dengan tempat wisata di Medan yang satu ini. Wisatawan tidak hanya dapat menemukan sejumlah bangunan tua bersejarah di sini, tetapi ada juga berbagai kafe yang tidak dapat diprogram yang dapat disosialisasikan.

Selain itu, mengunjungi tempat wisata ini di malam hari juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Anda akan menemukan keberadaan tenda yang menawarkan berbagai makanan. Ada menu halal, ada juga makanan non halal. Tanda-tanda pengenalan makanan juga mudah, yaitu atribut biru untuk masakan halal dan merah untuk menu non-halal.

7. Menangkap kumbang asam buaya

Buaya kumbang buangan dengan asam

Buaya kumbang buangan dengan asam

Tempat wisata menarik lainnya di Medan adalah pengembangbiakan buaya Asam Kumbang. Di situs wisata ini di Medan Anda dapat menyaksikan keberadaan total 2.700 buaya dengan berbagai ukuran. Mulai dari buaya yang baru saja menetas, hingga buaya berusia 43 dengan panjang 5 meter.

Secara khusus, tempat wisata di Medan telah menjadi pilihan pendidikan yang ramah siswa. Mereka akan diundang untuk mengenal reptil ini dengan lebih baik. Jangan sampai kita lupa, pengunjung dapat mencoba dan memberi makan buaya. Dengan hanya membayar 35.000 limbah, Anda dapat melemparkan bebek ke kolam penuh buaya.

8. Dunia Akuatik yang Luar Biasa

Keajaiban dunia akuatik

Keajaiban dunia akuatik

Tujuan wisata berikutnya di Medan adalah Wonders Water World. Secara khusus, tempat ini adalah pilihan yang menarik ketika Anda ingin berlibur bersama keluarga. Di sini Anda dapat mengundang anak Anda untuk mencoba berbagai jenis permainan air yang menyenangkan.

Dikenal sebagai taman air terbesar di Medan secara internasional, permainan di tempat-tempat wisata di Medan memang sangat lengkap. Di sini Anda dapat mencoba berbagai jenis air, mulai dari super loop, turyam kocar-kacir, terowongan twister, pipa atau mangkuk peluru.

Sementara itu, ada kolam khusus anak-anak untuk anak Anda yang dangkal dan aman. Ada juga permainan yang adil di kolam renang anak-anak, termasuk tempat sampah, air terjun buatan, dan seluncuran mini.

9. Air Terjun Sibolangit

Air Terjun Sibolangit

Air Terjun Sibolangit

Untuk pilihan tempat wisata alam di sekitar Medan, Air Terjun Ganda Sibolangit dapat menjadi pilihan yang nyaman. Air terjun ini berada di Kabupaten Sibolangit pada ketinggian 1.270 meter (mdpl). Jaraknya sedikit dari pusat kota Medan, sekitar 75 km.

Namun, jalan panjang ke tempat wisata ini akan memuaskan. Air terjun ini memiliki pemandangan air yang spektakuler dari dua warna, yaitu biru dan abu-abu putih. Perbedaan warna terjadi karena air mengandung sulfur dan fosfor di sini.

Kandungan sulfur dan fosfor tidak hanya mempengaruhi warna air di tempat wisata ini. Isinya juga membuat suhu air terjun di Dua Warna terasa lebih hangat. Air biru memiliki suhu yang lebih dingin, sedangkan air yang lebih hangat memiliki warna keabu-abuan.

Pengunjung ke Air Terjun Ganda Sibolangit dapat menghabiskan waktu sebanyak yang mereka inginkan untuk bermain di kolam di bawah air terjun. Jika suka, Anda juga dapat memilih perkemahan di sekitar air terjun. Tetapi pastikan untuk membawa persediaan yang tepat ketika Anda memutuskan untuk bermalam di sini.

10. Hillpark Sibolangit

Hillpark Sibolangit

Hillpark Sibolangit

Tempat wisata ramah keluarga berikutnya yang dapat ditemukan di sekitar Medan adalah Hillpark Sibolangit. Objek wisata ini terletak di Jl. Letjend Djamin Ginting Km 45, Sibolangit, Deli Serdang. Jarak dari pusat kota Medan adalah sekitar 60 menit.

Sesampainya di tempat-tempat wisata di sekitar Medan, Anda dapat mengundang anak-anak Anda untuk mencoba berbagai wahana permainan. Permainan di objek wisata ini dibagi menjadi 3 zona, yaitu Heritage, Lost City dan Toon Town.

Daerah warisan menampilkan bangunan bergaya kerajaan yang megah, bersama dengan kastil di dalamnya. Game mengemudi juga menarik di sini, termasuk perahu, bumper, ombak bumper, dan jangan lupa film teknologi 4D.

Sementara itu, Lost City memiliki suasana seperti di zaman prasejarah, bersama dengan kerangka dinosaurus. Opsi permainan di sini termasuk roller coaster, sasis, dan gua-gua misterius.

Terakhir, Kota Toon menawarkan taman bermain untuk anak-anak. Gim ini juga menyediakan keamanan untuk anak Anda, termasuk roda mini, supir taksi gila, bom mini atau baling-baling.

11. Pasar Belawan

Pasar Belawan

Pasar Belawan

Bagi pecinta belanja, Medan memiliki Pasar Belawan. Pasar ini dikenal sebagai pusat penjualan untuk berbagai kerajinan keramik. Kerajinan keramik juga dapat ditemukan di sini dalam berbagai bentuk, dan harga dapat disesuaikan dengan isi tas.

Toko Belawan terletak di antara Jalan Veteran dan Jalan Simalungun. Pasar ini selalu penuh dengan pengunjung. Mereka yang datang ke objek wisata Medan ini bukan hanya wisatawan yang tertarik membeli gerabah. Banyak penduduk setempat atau pelancong yang datang hanya untuk mencuci mata. Apalagi kerajinan keramiknya sangat bagus di sini.

Keramik yang dapat ditemukan di pasar ini juga merupakan produk berkualitas. Bahkan, ada beberapa produk keramik yang diimpor dari Singapura atau Cina. Selain produk keramik, ada pengecer lain yang menjual produk mereka. Diantaranya adalah pedagang pakaian, alas kaki, makanan, tas, parfum dan lainnya.

12. Kuil Shri Mariamman

Kuil Shri Mariamman

Kuil Shri Mariamman

Kuil Shri Mariamman adalah pilihan tempat wisata di Medan yang wajib Anda kunjungi. Candi ini terletak di daerah Kampung Keling, yang merupakan rumah bagi kebanyakan keturunan India. Selain itu, candi ini juga dikenal sebagai candi Hindu tertua di kota Medan.

Karena ini adalah lingkungan di mana kebanyakan orang berasal dari India, tidak mengherankan bahwa desain arsitektur candi ini memiliki elemen India juga. Ini dibuktikan dengan adanya gerbang yang memiliki bentuk bangunan bertingkat. Menara seperti ini biasanya ditemukan di kuil-kuil di negara ini.

Tercatat bahwa candi ini didirikan pada tahun 1876 dan merupakan kuil Shri Mariamman ketiga di Asia Tenggara. Selain Medan, ada kuil Shri Mariamman di Singapura dan Penang di Malaysia. Kuil-kuil di kedua tempat dibangun pada tahun 1843 dan 1883.

Sesuai namanya, kuil Shri Mariamman digunakan sebagai tempat pemujaan oleh dewi Sri Mariamman. Selain itu, candi ini juga digunakan sebagai tempat pemujaan Dewa Ganesha, Dewa Shri Vinayagar dan Shri Murugan.

13. Badai Gunung Timur

Badai Gunung Timur

Badai Gunung Timur

Keberadaan Pura Gunung Timur, yang merupakan tempat pemujaan bagi warga Medan Cina, juga bisa menjadi pilihan menarik tempat wisata di Medan. Candi ini telah berada di kota Medan sejak tahun 1960-an dengan luas 5.000 meter persegi.

Kuil Gunung Timur dianggap memiliki fengshui yang baik, sengaja menghadap ke Sungai Babura. Tekad untuk berhasil di gedung ini dianggap membawa kemakmuran.

Tempat ini bukan hanya tempat ibadah bagi pendukung Tao. Selain itu, umat Buddha juga menggunakan bangunan ini untuk melakukan ibadah mereka. Wisatawan dapat datang ke tempat ini secara gratis. Namun, perlu dicatat bahwa kedatangan tidak mengganggu pengunjung kuil.

Lokasi ini juga sangat strategis, terletak di Jalan Hang Tuah No. 16, Medan. Tidak jauh dari tempat ini Anda juga bisa menyaksikan keberadaan Kuil Shri Mariamman yang berjarak sekitar 1 km. Selain itu, masjid besar dapat dengan mudah dicapai dari lokasi yang besar.

14. Balai Kota Tua

Balai Kota Tua

Balai Kota Tua

Jika Anda suka melihat bangunan berdesain klasik lama, Gedung Balai Kota Lama Medan mungkin menjadi tujuan Anda berikutnya. Bangunan ini memiliki desain arsitektur Eropa klasik dan dibangun pada tahun 1908.

Bangunan putih ini menjadi saksi sejarah panjang Kota Medan. Selama era kolonial Belanda, bangunan ini digunakan sebagai tempat pertemuan bagi para pejabat senior. Sementara itu, selama pendudukan Jepang, ada niat untuk menghancurkan bangunan itu.

Saat ini, gedung Balai Kota Tua telah menjadi tujuan wisata yang menarik bagi para pelancong. Bangunan ini terdaftar sebagai bagian dari kompleks Medan di Balai Kota Grand Aston. Wisatawan dapat berkunjung ke sini tanpa membayar tiket atau gratis.

Untuk sampai ke tempat wisata di Medan, kunjungi saja Lapangan Merdeka. Dari sana, Anda dapat melanjutkan mendaki sekitar 80 meter menuju Jalan Bali Kota.

15. Masjid Al-Osmani

Masjid Al-Osmani

Masjid Al-Osmani

Terakhir, Anda dapat meluangkan waktu untuk mengunjungi Masjid Al-Osmani, yang terletak di distrik Medan Labuhan. Masjid, sering disebut sebagai Masjid Labuhan, dikenal sebagai masjid tertua di kota Medan.

Pembangunan masjid diselesaikan oleh Raja Deli ketujuh, Sultan Osman Perkasa Alam pada tahun 1854. Hanya ketika konstruksi dilakukan dengan menggunakan kayu. Hanya pada periode 1870 hingga 1872 adalah pembangunan masjid permanen raja Deli kedelapan, Sultan Mahmud Perkasa Alam.

Desain bangunan masjid ini memiliki keunikan, perpaduan elemen-elemen Cina, Spanyol, Melayu, India, dan Timur Tengah. Ini bisa dilihat pada pintu yang dilengkapi dengan dekorasi Cina. Sementara itu, ukuran dindingnya memiliki fitur India. Desain arsitektur bangunan terlihat dalam nuansa Eropa, dan ornamennya tebal dengan elemen Timur Tengah.

Jangan sampai kita lupa, unsur Melayu juga sangat mencolok di bangunan masjid ini. Ini bisa dilihat dari penggunaan warna kuning yang merupakan kebanggaan warga Malaysia. Warna ini melambangkan keagungan dan kemuliaan yang kemudian dikombinasikan dengan hijau sebagai representasi elemen-elemen Islam.

sumber : anekatempatwisata.com

About Wisata

Check Also

Pantai Tambakrejo

10 Tempat Wisata di Blitar Selain Makam Bung Karno yang Wajib Dikunjungi

Ketika datang ke kota Blitara, Kuil Bung Karno datang ke pikiran pertama. Ya, kota Blitar …

Candi Borobudur - Magelang

15 Tempat Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi

Jawa Tengah adalah salah satu provinsi di Indonesia yang telah dihargai dengan begitu banyak fitur. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.