Wednesday , February 19 2020

10 Tempat Wisata di Sumedang yang Wajib Dikunjungi

Sejauh ini, Sumedang lebih dikenal dengan masakannya, yaitu tahu Sumedang. Namun yang jelas, Resimen yang terletak di Provinsi Jawa Barat, juga memiliki potensi wisata yang luar biasa. Dikelilingi oleh pegunungan, daerah yang berjarak 45 km dari kota Bandung, adalah panorama indah khas alam parahyangan.

Tertarik bepergian ke Sumedang di akhir pekan atau hari libur? Berikut ini adalah rekomendasi dari 10 tempat wisata Sumedang yang dapat Anda kunjungi:

1. Batu Dua Gunung Lingga

Batu Dua Gunung Lingga

Batu Dua Gunung Lingga

Batu Dua adalah dataran yang luas dan datar di ketinggian sekitar 930 meter, tepatnya terletak di daerah Gunung Lingga kabupaten Cisitu. Kemiringan gunung ini bukan hanya menyajikan pemandangan yang menakjubkan dan lokasi olahraga paralayang. Tidak bercanda, Batu Dua adalah tempat dari Paragliding Race yang bergengsi sebelum Piala Dunia 2013.

Keuntungan Batu Dua dibandingkan situs paralayang olahraga lainnya adalah adanya beberapa titik panas bumi. Intinya memancarkan gas alam yang dapat membuat paraglider terbang di ketinggian yang lebih tinggi. Plus, didukung oleh tiupan angin yang membuat para pemain paralayang dapat bermanuver cantik. Tidak mengherankan, Batu Dua telah menjadi favorit penggemar olahraga ekstrim ini.

Selain dikenal karena skydiving, Batu Dua juga memiliki tujuan wisata budaya dan sejarah, yaitu makam Raja Sumedang pertama, Prabu Tajimalela. Ada juga kamp Gunung Lingga di kota wisata ini di Sumedang yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas keluar seperti rubah terbang.

2. Air Terjun Ciputrawangi

Air Terjun Ciputrawangi

Air Terjun Ciputrawangi

Terletak di desa Narimbang, kabupaten Conggeang, Curug Ciputrawangi masih sangat indah dan alami. Air terjun, yang memiliki nama berbeda, Curug Narimbang, sering dikunjungi oleh hewan langka seperti macan kumbang, landak hutan, monyet dan babi hutan, yang sering turun dari gunung untuk minum air di kota wisata Sumedang ini.

Anda beruntung jika Anda dapat melihat keberadaan macan kumbang di dekat air terjun, karena binatang itu sekarang langka. Menurut populasi di sekitarnya, harimau kumbang tidak pernah mengganggu penghuni atau pengunjung. Meskipun demikian, Anda harus waspada.

Terlepas dari keberadaan spesies yang terancam punah, Air Terjun Ciputrawangi adalah tempat wisata di Sumedang yang sayang untuk dilewatkan. Air terjun cepat yang jatuh ke dasar berbatu air terjun, ditambah dengan keteduhan pepohonan di sekitar Anda dan udara sejuk, akan membuat Anda tidak aktif dan melupakan kelelahan sejenak.

3. Situ Biru Cilembang

Situ Biru Cilembang

Situ Biru Cilembang

Daerah ini adalah danau jernih yang masih sangat alami. Saya sangat alami sehingga Anda bisa melihat air jernih yang telah berkumpul di tempat-tempat wisata di Sumedang. Anda juga bisa melihat ikan berenang dengan mata telanjang dan kura-kura air tawar jika Anda beruntung. Selain itu, ada pohon dan semak yang berubah hijau di sekitar danau, sehingga meningkatkan danau eksotis yang memiliki warna kebiruan hijau-air.

Pengunjung ke Situ Biru Cilembang dilarang keras berenang untuk menjaga kealamian dan kualitas air. Namun, jika Anda hanya mencuci muka, itu masih diperbolehkan.

Lokasi ini cukup tersembunyi di hutan, di kawasan desa Hariang, Bahdua Sumedang. Bagi yang ingin berkunjung, perlu diingat bahwa turis tidak diperbolehkan pada hari Selasa dan Jumat. Penduduk setempat menganggapnya sebagai hari pantang untuk dikunjungi, percaya bahwa danau itu masih suci.

4. Pasang Tampomas

Gunung Tampomas

Gunung Tampomas

Gunung Tampomas adalah tujuan wisata di Sumedang, cocok untuk pecinta alam dan pejalan kaki. Gunung yang termasuk dalam kawasan Taman Wisata Tampomas ini memiliki puncak yang disebut Sangiang Taraje. Dari atas Sanging Taraje, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah kota Sumedang. Selain itu, ada beberapa kawah kecil yang dihiasi batu-batu hitam, yang semakin menambah keindahan daerah tersebut.

Untuk sampai ke Sangiang Taraja, Anda bisa naik melalui 3 rute utama, yaitu Cibereum, Buah Dua dan Narimbang. Sedangkan untuk rute Narimbang, Anda dapat menemukan air terjun Ciputrawangi yang terkenal.

Tidak jauh dari Sangiang Taraja ada juga tujuan wisata sejarah, yaitu Raja Siliwangi, yang disebut Pasarean. Raja Siliwangi adalah raja yang terkenal dari Kerajaan Pijar Lama.

5. Desa Sumedang Togo

Desa Sumedang Togo

Desa Sumedang Togo

Di bupati, yang juga berbatasan dengan Indramayu, wisatawan dapat mengunjungi tujuan wisata yang unik dan langka, Desa Toga Sumedang. Seperti namanya, Desa Sumedang Toga menghadirkan berbagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai objek wisata utama. Daerah ini sangat eksotis dengan rona bukit dan sawah.

Di desa Sumedang Toga, wisatawan tidak hanya diperlakukan untuk TOGA yang berbeda tetapi juga untuk wisata udara seperti layang-layang dan berlayar. Kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menjadikan liburan bersama keluarga dan teman semakin menyenangkan. Di dalam, ada 20 villa dengan berbagai jenis pilihan, kolam renang, ruang pertemuan, ruang terbuka, lesbian dan restoran. Jenis-jenis kolam yang tersedia juga beragam, mulai dari kolam rekreasi, kolam keluarga dan kolam prestasi.

Masih di desa Sumedang Toga, wisatawan dapat menikmati danau buatan yang dikelilingi oleh kebun buah dan fasilitas lantai dasar. Fasilitas yang tersedia termasuk rubah terbang, bola cat, dan atap hi-fi.

Tertarik berkunjung? Anda dapat pergi ke desa Sukajaya, Sumedang Selatan, tepat di Jalan Cut Nyak Dien Tomb.

6. Perkebunan Teh Margawond

Perkebunan teh untuk Margawind

Perkebunan teh untuk Margawind

Objek wisata berikutnya di Sumedang adalah perkebunan teh Margawind. Di tempat wisata ini, wisatawan dapat menikmati hamparan indah tanaman teh unggulan. Bersama dengan kesejukan udara di sekitarnya, area ini menjadikannya tujuan yang ideal untuk rekreasi, penyegaran, atau ketenangan selama seminggu dari rutinitas kerja.

Area kebun teh ini sangat berbeda dari area di Punčak, karena terletak jauh dari jalan raya dan pusat keramaian. Lebih khusus lagi, lokasinya berada di desa Citengah, Sumedang Selatan. Dibutuhkan sekitar 30 hingga 45 menit untuk mencapai kawasan wisata ini dari Sumedang.

7. Desa Wisata Pangjugjugan

Desa Wisata Pangjugjugan

Desa Wisata Pangjugjugan

Sumedang juga memiliki desa wisata bernama Pangjugjugan. Di sini, wisatawan akan menantikan pengalaman memadukan dengan alam yang mengesankan. Anda dapat menikmati pemandangan indah pegunungan, menikmati angin sepoi-sepoi yang menenangkan, menyaksikan elang yang kuat terbang melintasi langit dan mendengar deras air dan melihat ikan berwarna-warni yang anggun.

Desa Wisata Pangjugjugan terletak tepat di Desa Cilembu. Desa ini juga dikenal memproduksi gua Cilembu, alias ubi jalar yang sangat legal jika dibakar dan disajikan hangat. Selain menikmati ubi Cilembu dan masakan lokal, Anda juga dapat menikmati tur stroberi di sini saat musim panen tiba.

Pemandangan alam yang indah dan suasana yang masih alami menjadikan daerah ini salah satu tempat wisata paling populer di Sumedang. Untuk melengkapi pengalaman perjalanan alam, ada juga kuda yang tersedia untuk menunggang kuda, terapi ikan, dan berbagai keberangkatan di daerah ini.

Ada juga ekowisata di kawasan wisata ini dalam bentuk kelinci, kambing, sapi perah dan sapi, memancing dan sekolah alam. Tidak ada biaya tambahan untuk wisatawan yang mengunjungi kawasan ekowisata. Sangat menarik, bukan?

8. Pemandian air panas Sekarwangi

Sumber Air Panas Sekarwangi

Sumber Air Panas Sekarwangi

Jika Anda mengunjungi Sumedang, ingatlah untuk mampir ke sumber air panas Sekarwangi panas. Tempat wisata di Sumedang ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan air hangat yang sangat nyaman untuk berenang. Mata air panas di Conggeang juga memiliki khasiat kesehatan karena mengandung belerang.

Beberapa sifat perendaman dalam air panas yang mengandung belerang termasuk mengobati penyakit kulit, menurunkan kadar asam urat dan mengatasi gejala stroke ringan.

Pemandian air panas Sekarwangi dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuatnya lebih nyaman bagi wisatawan untuk berada di sana. Dimulai dengan akomodasi, musikal, kantin, ambulans, kolam, dan taman bermain anak-anak.

9. Museum Geusan Ulun Prabu

Museum Praus Geusan Ulun

Museum Praus Geusan Ulun

Sumedang juga memiliki objek wisata budaya dan sejarah, yaitu Museum Praus Geusan Ulun; terletak di Jalan Prabu Geusan Ulun, Regol Wetan. Tempat ini dulunya merupakan tempat tinggal bupati dan kerabatnya. Namun, saat ini dikelola dan digunakan sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah yang ditemukan di Sumedang. Sekilas, tampak jelas bahwa museum ini dibangun pada zaman Belanda karena sentuhan gaya arsitektur Belanda tampak begitu kental di setiap sisi bangunan.

Bangunan pertama, yang disebut Ruang Srimanganti, digunakan sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang yang mengandung nilai historis. Bangunan lain, yang disebut Ruang Bumi Kaler, berfungsi untuk menyimpan berbagai dokumen penting dari masa lalu.

Bangunan ketiga adalah Bumi Gendeng. Itu menyimpan berbagai senjata pusaka, seperti belati, tombak, pemotong, dll. Selain itu, Bumi Gendeng juga menyimpan meriam dari berbagai bentuk dan jenis. Pada bulan-bulan tertentu seperti bulan Maulud, benda-benda bersejarah akan "dibasuh" dengan ritual khusus.

Bangunan berikutnya di bagian museum adalah bangunan Gamelan. Sesuai namanya, bangunan ini menaungi berbagai jenis alat musik tradisional, terutama gamelan. Gamelan di sini bukan hanya dari Jawa Barat, tetapi juga dari Thailand. Sejauh ini, gamelan ini masih digunakan oleh kelompok belajar anak-anak yang berolahraga setiap minggu.

Bangunan selanjutnya adalah Gedung Warisan Khusus. Sebagai ikon museum, bangunan ini memiliki King's Crown dan Heirloom Seven.

10. Desa Karuhun

Kampung Karuhun

Kampung Karuhun

Kampung Karuhun adalah Sumedang Eco Park. Terletak di desa Citengah, desa Karuhun menghadirkan suasana alami dengan sungai Cihonje yang mengalir jernih di tengahnya. Selain menikmati suasana yang indah, wisatawan juga dapat menikmati berbagai permainan menarik, seperti ATV, bersepeda gunung, lumpur futsal, sauna budaya atau kegiatan di luar ruangan.

Di lokasi wisata Sumedang ini, setiap pengunjung akan diminta menanam bibit untuk alam sekitarnya. Manajer akan menawarkan kegiatan penanaman pohon setelah pengunjung membayar tiket. Pengunjung juga bisa membawa bibit sendiri.

Ada beberapa fasilitas menarik lainnya dalam konsep taman ramah lingkungan ini seperti taman air dan kolam renang. Ruang rapat juga tersedia untuk orang yang ingin mengadakan pertemuan bisnis atau pernikahan.

Saat Anda mengunjungi desa Karuhun, jangan lupa mencicipi masakannya. Di sini, wisatawan dapat menyantap berbagai makanan khas Sumedang, seperti nasi panas, bayou, bakso, colenac, dan berbagai hidangan kuliner lainnya. Menikmati aneka hidangan, wisatawan juga akan menikmati musik tradisional. Sangat menarik, bukan?

sumber : anekatempatwisata.com

About Wisata

Check Also

Kebun Teh Ciater

10 Tempat Wisata di Subang yang Wajib Dikunjungi

Apakah Anda merasa lelah setelah bekerja sepanjang minggu? Mungkin sudah waktunya untuk menghilangkan kepenatan dan …

Alas Purwo 3

Taman Nasional Alas Purwo, Hutan Tertua Pulau Jawa yang Penuh Misteri

Kota Banyuwangi di Jawa Timur dikenal karena wisata pantainya yang indah dan cocok untuk tempat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.