10 Tempat Wisata di Majalengka yang Wajib Dikunjungi

Majalengka, sebuah wilayah yang terletak di bagian timur Jawa Barat, terbukti memiliki potensi wisata yang tidak boleh diremehkan. Wilayah Majalengka, yang memiliki kombinasi dataran rendah di utara dan daerah perbukitan di tengah kota ini, membuat kota ini dijuluki kota berangin yang memiliki banyak tujuan wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.

Anda sekarang dapat menemukan tujuan wisata menarik lainnya di Jawa Barat, selain dari Bandung dan Bogor, yang dapat digunakan sebagai tujuan liburan yang nyaman untuk semua anggota keluarga. Jadi apa saja tempat wisata di Majalengka yang perlu dikunjungi wisatawan? Lihat ulasan berikut.

1. Perkebunan Teh Cipasung

Kebun Teh Cipasung

Kebun Teh Cipasung

Gunung Teh Cipasung pernah menjadi tempat wisata favorit bagi penduduk di dan sekitar Majalengka, setelah banyak potret kecantikannya dipajang di jejaring sosial. Salah satu lokasi paling ramah pertanian di Majalengka, ia menawarkan nuansa hijau dan teduh alami, cocok untuk wisatawan yang mendambakan udara yang tenang dan segar. Anda dapat menikmati udara segar saat berjalan-jalan di sekitar kebun teh, yang memiliki luas hingga 58 hektar.

Teh gunung Cipasung terletak di desa Cipasung, Kabupaten Lemahsugih, Majalengka yang juga merupakan perbatasan rekonstruksi Majalengka dan wilayah Ciamis. Untuk tiba di area Tea Garden, pengunjung harus membayar biaya tiket sebesar Rp 3.500.

2. Danau Herang

Danau Herang

Danau Herang

Warga yang tinggal di daerah Majalengka, Cirebon, Indramayu, dan Kuningan tentu sudah tidak asing lagi dengan tempat wisata di Majalengka. Danau Herang adalah danau wisata air jernih yang dihuni oleh berbagai jenis ikan dengan pola yang menawan. Begitu jelas, ikan yang hidup di danau akan terlihat sangat jernih dengan mata telanjang. Namun, pengunjung tidak diperbolehkan memancing di Danau Herang. Pengunjung yang bertekad menangkap ikan di Danau Herang akan didenda sejumlah besar uang.

Di Danau Herang, wisatawan tidak hanya dapat menikmati air danau yang sejuk dan jernih yang meyakinkan hati dan pikiran. Wisatawan juga dapat mengunjungi daerah danau dengan naik perahu bebek, yang dapat disewa dengan biaya 5.000 Rp.

3. Taman Air Kembar

Taman Air Jajang

Taman Air Jajang

Majalengka juga memiliki taman air dengan wahana dan fasilitas lengkap yang disebut Taman Air Jember. Kolam renang terbesar di Majalengka, yang telah dibuka sejak 2012, pernah menjadi situs penggalian pasir milik Jembar Raya. Hal unik yang dimiliki oleh tempat wisata di Majalenga ini tak lebih dari konsep desain warisan dinosaurus. Selain itu, fasilitas yang disediakan oleh Taman Air Juli relatif lengkap.

Di tempat wisata ramah keluarga ini, Anda dapat bersantai di kolam renang atau kolam renang saat ini yang tepat untuk relaksasi. Bahkan anak-anak pasti akan sangat senang bermain di taman air setinggi 7 meter. Saat mandi dengan senang hati, pengunjung dapat membersihkan diri di ruang pembilasan yang disediakan di sekitar taman bermain. Sebuah bilik desain yang unik juga tersedia untuk pengunjung yang ingin duduk sambil menikmati makanan ringan yang dapat dibeli di taman air. Setiap liburan bulan, taman air Jembar selalu penuh dengan wisatawan yang datang dari Majalengka dan tempat-tempat sekitarnya.

Nah, jika Anda tertarik mengajak keluarga Anda untuk mengunjungi taman air ini, cukup datang ke lokasinya yang terletak di desa Ranji Wetan, kecamatan Kasokandel, Majalengka. Harga tiket masuk yang ditetapkan oleh July Waterpark relatif terjangkau, yaitu hanya Rp 25.000 per orang dan Rp. 30.000 per orang, terutama untuk liburan.

4. Wisata Parasut Panten

Wisata Gunung Panten

Wisata Gunung Panten

Selain Cililino di Bogor, ada juga wisata paralayang di Majalengka dengan pemandangan gunung, tepat di kawasan wisata Gunung Panten di Munjul. Di destinasi wisata di Majalengka ini, Anda bisa menikmati pemandangan Gunung Ciremai yang teduh, hamparan sawah hijau, serta bentang alam Majalengka dari ketinggian 300 meter.

Paralayang bukan satu-satunya kendaraan yang menarik yang dapat Anda temukan di sini. Anda juga dapat mencoba kendaraan peluncur gantung yang disiapkan oleh pemandu, tentu saja, dengan harga paket wisata yang berbeda. Paket paralayang Tandem dibatasi hingga Rp350.000-Rp450.000, sedangkan paket berlayar layang-layang mulai dari R50.450.000-Rp650.000. Harga sudah termasuk makanan, minuman, souvenir dan dokumentasi.

5. Curug Cipeuteuy

Air Terjun Cipeuteuy

Air Terjun Cipeuteuy

Curug Cipeuteuy adalah salah satu tempat wisata paling populer di Majalengka di jejaring sosial. Nama "cipeuteuy" dikatakan berasal dari sejarah daerah sekitar air terjun yang pernah dikelilingi oleh pohon pisang raksasa. Fasilitas wisata ini, yang juga merupakan kawasan hutan lindung, terletak di Bumi Perkemahan Desa Bantaragung, atau sekitar 24 km di sebelah timur pusat kota Majalengka. Di kawasan wisata ini Anda tidak hanya dapat menikmati percikan air segar dari air terjun, tetapi Anda juga dapat menyaksikan langsung keindahan anggrek yang tumbuh di hutan lindung.

Tidak hanya itu, Kawasan Konservasi Curug Cipeuteuy juga menjadi rumah bagi elang Jawa dan berbagai spesies flora dan fauna lainnya. Mengingat status kawasan lindung, pengunjung diharapkan menjaga kebersihan kawasan wisata dengan meninggalkan sampah.

Fasilitas pendamping yang dimiliki oleh objek wisata ini cukup lengkap, terdiri dari kamar mandi, parkir, gazebo, gudang, gazebo, area hiking dan banyak lagi. Pengunjung diharuskan membayar tiket 10.000 IDR untuk orang dewasa dan 5.000 IDR untuk anak-anak untuk memasuki tempat wisata di Majalenga.

6. Taman Dinosaurus Buana Marga

Taman Dinosaurus Buana Marga

Taman Dinosaurus Buana Marga

Meskipun ditinggalkan selama empat tahun, Taman Dinosaurus Buana Marga perlahan-lahan menjadi tujuan wisata favorit bagi penghuninya dan lingkungannya. Tempat wisata populer di Majalenga di tahun 90-an ini disebut taman dinosaurus karena koleksi patung-patung dinosaurus yang menghiasi seluruh area wisata. Ruang wisata Taman Dinosaurus Buana Marga bahkan akan dianggap sebagai puncak Majalengka berkat lokasi yang berdekatan dengan perkebunan teh, vila Buana Puri, tempat perkemahan, dan motorcross di dekatnya.

Dilihat dari konsepnya yang unik, Taman Dinosaurus Buana Marga tampaknya cocok sebagai tujuan wisata bagi anak-anak. Taman wisata seluas 25 hektar ini terletak di desa Lemah Putih, kabupaten Lemahsugih, Majalengka, atau sekitar 40 km dari pusat kota Majalengka. Harga tiket untuk objek wisata ini sangat terjangkau dan hanya Rp 10.000

7. Wisata Cadas Hang

Nongkrong untuk wisata bak mandi

Nongkrong untuk wisata bak mandi

Jika Bandung memiliki Istana Tebing, Majalengka juga memiliki objek wisata serupa, yang disebut Cadas Gantung. Cadas Gantung Wanawisata terletak di desa Mirat, kabupaten Leuwimunding. Tujuan wisata di puncak bukit ini sebenarnya tidak mudah dijangkau. Untuk menikmati panorama kota dari ketinggian 700 meter, wisatawan harus menaklukkan jalanan yang curam dan berbahaya. Tidak perlu khawatir, karena pemandangan yang indah dari batu gantung itu sangat berharga untuk diperjuangkan, terutama jika Anda berenang di matahari terbit atau terbenam.

Kawasan wisata Cadas Gantung tidak hanya menyenangkan untuk kegiatan pendakian. Anda juga dapat berkemah bersama teman atau keluarga di tujuan wisata Majalengka ini untuk menikmati pemandangan alam Majalengka yang indah dengan lebih banyak kesenangan. Nah, jika Anda tertarik untuk memenangkan Hanging Rock, bersiaplah untuk itu secara fisik juga. Juga, pastikan untuk menggunakan sepatu dan pakaian yang dapat memfasilitasi kegiatan. Untuk memasuki area Cadas Gantung, pengunjung hanya perlu membayar tiket IDR 5.000.

8. Petilasan Prabu Siliwangi

Raja Petilasan Siliwangi

Raja Petilasan Siliwangi

Majalengka juga tidak lupa menawarkan objek wisata ziarah yang harus Anda kunjungi, yaitu Toko Gadai Raja Siliwangi yang terletak di desa Pajajar, kabupaten Rajagaluh. Konon tempat wisata di Majalengki adalah tempat istirahat Prabu Siliwangi sebelum akhirnya "moxing" atau menghilang secara misterius. Raja Siliwangi Petilasan memiliki bentuk menhir yang selalu ditutup dengan linen putih.

Di petilasan Raja Siliwangi, pengunjung dapat menemukan monyet yang tergantung di pepohonan yang rimbun di sekitar area petilasan. Tidak hanya itu, objek wisata lain dari objek wisata bersejarah ini adalah keberadaan dua mata air yang disebut Telaga Emas dan Telaga Pancuran. Bagi masyarakat setempat, air dari dua sumber dianggap sakral. Itulah sebabnya ada aturan yang mengharuskan peziarah membersihkan diri dari dua danau.

9. Panyaweuyan Argapura

Panyaweuyan Argapura

Panyaweuyan Argapura

Bagi yang gemar berburu tempat dengan pemandangan indah untuk berfoto, datanglah ke objek wisata Panyeweuyan Argapura, yang terletak di desa Sukasarikaler, Majalengka. Apa daya tarik utama dari tujuan wisata Majalengka yang paling terancam punah?

Pemandangan yang paling disukai wisatawan tidak lebih dari sawah dan teras hijau di dekatnya. Hamparan hijau yang dipadukan dengan langit biru tentu saja pemandangan yang dapat merusak pandangan siapa pun. Bahkan sangat indah, banyak orang mengatakan bahwa Panyaweuyan Argapura seperti Bukit Bintang milik Majalengka.

Kawasan Wisata Panyaweuyan Argapura buka setiap hari. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata di Majalengki adalah pagi sebelum matahari terbit. Anda dapat menikmati suasana tenang ditemani kabut tepat sebelum matahari menunjukkan cahayanya. Either way, Anda akan senang dengan berbagai pemandangan luar biasa indah yang bisa dilihat mata. Di barat, tanaman hijau segar di Lembah Cilongkrang mungkin merupakan fasilitas kamera yang cocok. Bergerak ke timur, di sinilah Gunung Ciremai yang gagah melengkapi momen intimnya dengan alam.

10. Curug Muara Jaya

Curug Muara Jaya

Curug Muara Jaya

Curug Muara Jaya atau dikenal juga dengan Curug Apuy adalah salah satu tempat wisata paling populer di Majalengki yang terletak di desa Apuy, desa Sidomukti, Argapura. Curug Muara Jaya adalah tempat wisata di Majalengka yang paling cocok untuk Anda yang ingin menenangkan pikiran. Bagaimana tidak Air terjun ini memiliki pemandangan yang menakjubkan dengan udara sejuk dan teduh. Tanah di sekitar batang yang subur juga membuat tanaman sayuran dan palavia berbuah.

Curug Muara Jaya memiliki debit air yang cukup besar, terutama selama musim hujan, dan biasanya akan surut pada musim kemarau. Jika Anda ingin nyaman menikmati percikan air terjun yang segar, musim hujan mungkin waktu yang tepat untuk mengunjungi Curug Muara Jaya. Namun, Anda harus berhati-hati karena air terjun besar bisa berbahaya bagi pengunjung.

Nah, jika Anda tertarik, Anda bisa langsung mencapai lokasi Muara Jaya Curug, yang berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Majalengka. Untuk membantu Anda menikmati pemandangan air terjun yang menakjubkan, disarankan untuk mengunjungi pagi hari sebelum tempat wisata di Majalengka, yang dikemas dengan turis.

sumber : anekatempatwisata.com

About Wisata

Check Also

Pantai Tambakrejo

10 Tempat Wisata di Blitar Selain Makam Bung Karno yang Wajib Dikunjungi

Ketika datang ke kota Blitara, Kuil Bung Karno datang ke pikiran pertama. Ya, kota Blitar …

Masjid Raya Medan

15 Tempat Wisata di Medan yang Wajib Dikunjungi

Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia. Dijuluki sebagai kota multi-etnis, Medan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.