PANTAI LURELOTO, “LAUT MATI” NYA INDONESIA

55 views

Hai Sahabat Ngulon, Sudah pernah berenang di Laut Mati atau The Dead Sea ?

Pantai Teruloto

Kalau mendengar “Laut Mati” pikiran kita pasti terbesit┬áLaut yang terletak di perbatasan antara wilayah Israel, Palestina dan Yordania. Ups, jangan salah di Indonesia juga ada sebuah Laut yang berada di daerah Pantai Tureloto yang terletak di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Propinsi Sumatera Utara yang juluki “Laut Matinya Indonesia”.

 

Pantai Tureloto

Dikatakan sebagai laut mati karena di laut ini tidak terdapat kehidupan bawah air yang disebabkan oleh tingginya kadar garam (sekitar 32% dibandingkan dengan kadar garam air laut pada umumnya 3%) yang berada di tempat tersebut.

Tetapi jangan sedih, untuk di Pantai Tureloto Sahabat Ngulon masih bisa melakukan diving atau snorkeling dan juga masih bisa menjumpai biota laut karena walaupun kadar garam di laut ini tergolong tinggi tetapi tidak setinggi yang ada di Yordania sehingga membuat badan manusia lebih ringan apabila berada didalam air. Jadi yang tidak bisa berenang tidak perlu khawatir untuk tenggelam.

Pantai Tureloto

Pantai Tureloto berhadapan langsung dengan Samudera Hindia yang terkenal mempunyai ombak besar. Tetapi di pantai ini tidak ada yang namanya ombak besar, hal itu dikarenakan terdapatnya gugusan karang yang berada di beberapa ratus meter dari bibir pantai yang berjajar menyerupai sebuah benteng sebagai pemecah ombak. Jaman dahulu pantai ini layaknya sebuah pantai yang biasa ditemui, adanya pasir pantai yang melimpah di garis bibir pantai. Tetapi setelah peristiwa gempa pada tahun 2005 silam menjadikan wajah pantai ini berubah menjadi hamparan batuan karang yang tersebar di area kawasan pantai diantara hamparan pasir putih dan menambah keesotikan pantai.

Pantai tureloto

Keindahan alam bawah laut di pantai ini juga terbilang sangat indah, beraneka biota laut yang unik dan terumbu karang masih terjaga kelestarianya. Dengan cara snorkling merupakan pilihan tepat untuk menikmati keindahan bawah laut karena tidak perlu ketempat yang lebih dalam untuk menyapanya.

pantai-tureloto

Selain dengan berenang ataupun snorkling, pengujung juga bisa menikmati suasana pantai dengan menggunakan perahu nelayan untuk mengitari pantai menikmati hamparan gugusan batuan karang dan menikmati keindahan bawah air dari atas karena air laut disini memang jernih.

AKSES KE PANTAI TURELOTO

Pantai Tureloto

JAKARTA – GUNUNG SITOLI – LAWEHA – DESA BALEFADOROTUHO (PANTAI TURELOTO)

  • Tiket Pesawat dari Jakarta ke Gunung Sitoli Rp. 1.000.000 – 2.000.000 dengan menempuh waktu sekitar 3 jam dengan rincian : Jakarta – Medan (sekitar 2 jam 20 Menit) – Gunung Sitoli (sekitar 50 Menit).
  • Kemudian pusat kota Gunung Sitoli atau dari Bandara Binaka Nias (Kota Gunung Sitoli) menuju ke Pantai Tureloto, sekitar dua jam atau sekitar 80 km dengan menggunakan menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil ataupun sepeda motor. Atau bisa juga dengan kendaraan sewa antara 250-300 ribu rupiah perhari.

FASILITAS & BIAYA DI PANTAI TURELOTO

Pantai Tureloto

  • Biaya masuk ke Pantai Tureloto gratis.
  • Di sekitar area pantai ini sudah terdapat berbagai fasilitas pendukung seperti MCK, warung makan.
  • Ada penginapan disekitar Kota Gunung Sitoli.
  • Waktu yang tepat berkunjung di pantai ini adalah siang hari, karena keindahan warna perpaduan warna biru laut yang biru dan pasir putih halus yang berkilauan menjadi perpaduan indah mempesona mata.
  • Berenang, Snorkling dan juga bisa menjelajahi Pantai Tureloto dengan menggunakan perahu warga setempat.

Pantai Tureloto

Nah, tertarik untuk menikmati keindahan alam laut mati nya Indonesia?

Sumber :
http://travelingyuk.com
http://www.gosumatra.com
https://www.instagram.com/darth_oderfla/

 

 

Tags: #Kabupaten nias #Laut Mati Indonesia #Pantai Lureloto

Related Search

No related post!